pokerace99

Timses Jokowi: Memangnya Pak Fadli Zon Setiap Bikin Puisi Bukan Pencitraan?

Timses Jokowi: Memangnya Pak Fadli Zon Setiap Bikin Puisi Bukan Pencitraan?

Timses Jokowi: Memangnya Pak Fadli Zon Setiap Bikin Puisi Bukan Pencitraan?  – Wakil Ketua Team Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Arsul Sani mengkritik balik Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon yang menyebutkan potret keluarga serasi Jokowi menjadi pencitraan. Kata Arsul, malah Fadli yang sering lakukan pencitraan dengan puisi-puisinya.

“Memangnya Pak Fadli Zon setiap waktu membuat puisi bukan pencitraan?” kata Arsul di Kompleks Parlemen, Rabu (13/2/2019). Arsul menjelaskan Fadli membuat puisi pun untuk kebutuhan politiknya. Ia lalu menanyakan Fadli yang malah minim prestasi menjadi Wakil Ketua DPR.

“Bahkan juga sebab keseringan membuat puisi, ia tidak sempat menuturkan apakah yang sudah ia kerjaan saat jadi pimpinan ataupun anggota DPR,” tutur Arsul. Awal mulanya, Fadli Zon mengkritik pencitraan yang dikerjakan capres nomer urut 01, Joko Widodo, berkaitan keluarga serasi. Pencitraan yang disebut saat Presiden Jokowi serta keluarganya berjalan-jalan di Kebun Raya Bogor, pada Sabtu (8/12/2018)

pagi. Walau demikian, Fadli memandang pencitraan itu bisa disebutkan tidak berhasil sebab sangat jumlahnya wartawan yang ada. “Mbok ya sutradaranya semakin bagus dalam rancang pencitraan, contohnya ingin beri pencitraan menjadi keluarga serasi di Kebun Raya Bogor,” kata Fadli dalam diskusi bertopik “Mendekati Pemilihan presiden: Jokowi Blunder serta Cemas?”, di kantor Seknas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019).

Baca : Aniaya PRT Asal Myanmar, Perempuan Singapura Dibui 3 Tahun

“Tetapi wartawannya kebanyakan, harusnya kan wartawannya 2 atau 3, kelak di-share, ini sampai 100 orang, hingga bocor,” sambung ia. Fadli juga menyentuh pencitraan itu memang tertuang dalam teori bernama foto operation. Menurut dia, teori itu muncul waktu Pemilihan presiden di Amerika Serikat.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu menuturkan, bila pencitraan dikerjakan sesuai dengan teori itu, maka ada efek atau citra yang tercipta. Walau demikian, Fadli memandang, pencitraan keluarga serasi Jokowi malah berkesan brutal sebab perancangnya tidak mengerti teori itu.

“Di pemilihan presiden Amerika itu memang benar ada teorinya, namanya foto operation, memang ia menyengaja beri pencitraan untuk temukan impact spesifik jika kita ini memang keluarga serasi. Itu dibikin rapi, ini (Jokowi) dibikin pencitraan brutal sebab tidak memahami teorinya,” terangnya.

Related Posts