Chat with us, powered by LiveChat
pokerace99

Aniaya PRT Asal Myanmar, Perempuan Singapura Dibui 3 Tahun

Aniaya PRT Asal Myanmar, Perempuan Singapura Dibui 3 Tahun

Aniaya PRT Asal Myanmar, Perempuan Singapura Dibui 3 Tahun – Seseorang wanita di Singapura yang menganiaya pembantu rumah tangganya asal Myanmar, sudah dijatuhi hukuman penjara tiga tahun.

Linda Seah, wanita Singapura yang kerja menjadi manajer salon kecantikan itu dapat dibuktikan bersalah sudah menganiaya PRT-nya, Phyu Phyu pada Maret 2016 kemarin. Wanita Myanmar berusia 39 tahun itu sudah memaksa korban untuk menyiramkan air panas ke tubuhnya sendiri, menjambak rambutnya serta memukul korban.

Tindakan terdakwa dikatakan dalam enam tuduhan, termasuk juga dua tuduhan saat korban diminta menyiramkan air panas ke pundak kirinya sendiri, sampai mengakibatkan kulihnya melepuh. Seah pun memaksa wanita Myanmar itu untuk minum air yang digabung bahan pembersih lantai.

Dalam berkas tuduhan dijelaskan seperti dikutip kantor berita AFP, Selasa (12/2/2019), Seah sempat juga menjambak rambut korban sampai beberapa rambutnya lepas. Di kesempatan lainnya, Seah berkali-kali memukul kepala korban dengan satu telephone genggam.

Baca : Apa yang Terjadi Saat Finlandia ‘Menggaji’ Orang-orang yang Menganggur?

Di persidangan tersingkap jika Seah tidak suka sebab korban lambat dalam mengakhiri tugas-tugas rumah setiap harinya.

Dalam pembacaan putusan, Hakim Distrik Olivia Low mengatakan “ketidaksenangan Seah atas pekerjaan korban semestinya tidak membetulkan semua bentuk kekerasan terhadapnya.”

Hakim mengatakan, karena tindakan terdakwa, korban alami guncangan psikologis serta memperoleh sisa luka di bahunya. Dalam persidangan yang diselenggarakan di Singapura pada Senin (11/2), hakim pun menjatuhkan hukuman denda pada Seah sebesar 9 ribu dolar Singapura.

Hakim mengatakan, beberapa faktor yang memberatkan terdakwa termasuk juga jika korban pun tidak memperoleh makanan yang cukuplah, hingga dianya alami malnutrisi serta upahnya tidak dibayarkan.

Suami terdakwa, Lim Toon Leng (44) pun dijatuhi vonis penjara enam minggu atas satu tuduhan memukul korban dibagian keningnya.

Berita Lainnya

Related Posts