Chat with us, powered by LiveChat
pokerace99

Bicara Nelayan Dikriminalisasi, Sandiaga Diadukan ke Polisi

Bicara Nelayan Dikriminalisasi, Sandiaga Diadukan ke Polisi

Bicara Nelayan Dikriminalisasi, Sandiaga Diadukan ke Polisi – Pengakuan calon wakil presiden Sandiaga Uno di debat Pemilihan presiden 2019 masalah nelayan Nazibulloh alias Najib yang dikriminalisasi berekor panjang. Sekarang, Sandiaga dipolisikan sebab disangka menggelisahkan sebab mengatakan berita bohong.

Nama Najib muncul pada panggung debat waktu rumor masalah Hukum. Sandiaga saat itu mengutarakan terdapatnya kriminalisasi pada nelayan asal Karawang, yaitu Najib. Apakah yang dikatakan Sandi di khalayak umum lalu telah dibantah oleh Polisi serta Bupati Karawang telah mengklarifikasi jika tidak ada nelayan yang dipersekusi serta dikriminalisasi.

Sandiaga Uno juga menuturkan jika apakah yang dikatakan ialah pernyataan atau narasi langsung dari masyarakat.

“Itu suara rakyat yang disampaikan kepada saya waktu saya lagi kunjungan ke Cilamaya,” kata Sandi di Desa Pidangsambo, Kecamatan Tirtajaya, Karawang, Jawa Barat, Selasa (22/1)

Tim Prabowo Subianto-Sandiaga Uno juga mengklarifikasi. Akan tetapi masalah nelayan najib masih tetap disoal, bahkan juga berekor pada laporan ke pihak polisi.

Baca : Membandingkan Visi Misi Baru Prabowo yang Dituduh Jiplak Jokowi

Ialah Ahmad Rohiman, Koordinator Gusdurian Karawang ditemani Muanas Alaidid dari Cyber Indonesia yang memberikan laporan cawapres nomer urut 02 itu ke Mapolres Karawang Jumat (25/1/2019). Rohiman mengakui mewakili penduduk Karawang yang cemas dengan pengakuan Sandi masalah persekusi Nelayan Najib.

“Ada tanda-tanda pengakuan Pak Sandiaga menggelisahkan penduduk. Pengakuan Pak Sandi masalah nelayan Najib ialah berita bohong,” kata Rohiman sekalian tunjukkan surat LP di Mapolres Karawang, Jumat (25/1).

Waktu di tanya apakah tanda-tanda bila penduduk cemas karena pengakuan Sandi, Ahmad tidak bicara banyak.

“Sebab ini berita bohong. Tidak cocok bukti di lapangan. Kriminalisasi serta persekusi bohong itu membuat penduduk cemas,” papar mahasiswa Pengetahuan Pemerintahan, FISIP Unsika itu.

Muanas memberikan, pihaknya telah menyerahkan beberapa bukti yakni link video pengakuan Sandiaga masalah berita Nazibulloh alias Najib, nelayan Pasirputih yang dipersekusi serta dikriminalisasi. Muanas menjelaskan Sandiaga sudah sebarkan berita bohong serta melanggar undang – undang nomer 1 tahun 1946 mengenai hukum Pidana. Dalam UU itu, kata Muanas ada dua masalah yang dapat menangkap penebar hoaks yakni masalah 14 serta masalah 15.

“Saya duga penduduk Karawang memiliki hak mendapatkan info yang benar. Kita mengawal proses hukum dengan melapor supaya Polres Karawang menyelidik momen bohong ini,” kata Muanas.

Berita Lainnya

Related Posts