Chat with us, powered by LiveChat
pokerace99

Sandi Dicurhati Emak-emak di Tarakan Harga Ayam Naik Jadi Rp 68 Ribu

Sandi Dicurhati Emak-emak di Tarakan Harga Ayam Naik Jadi Rp 68 Ribu

Sandi Dicurhati Emak-emak di Tarakan Harga Ayam Naik Jadi Rp 68 Ribu – Calon wakil presiden Sandiaga Uno mendapatkan aduan kenaikan harga bahan pangan waktu kunjungan ke Tarakan, Kalimantan Utara. Sandiaga terima laporan naiknya harga ayam sampai Rp 68 ribu.

Awalannya, seseorang masyarakat bernama Syarifah atau Mak Ijah sharing usaha UMKM-nya alami masalah sebab kenaikan harga pangan. Syarifah mengadu ke Sandiaga masalah harga pangan yang tidak konstan.

“Pikirkan pak, jahe di sini delapan puluh ribu rupiah, Lombok (cabai) seratus ribu per kilo, ayam 68 ribu per kilo serta daging 150 ribu per kilo,” kata Syarifah di Tarakan Barat, Kalimantan Utara, seperti dalam info tercatat yang di kirim team BPN Prabowo-Sandiaga, Jumat (4/1/2019).

Sandiaga mengakui kaget dengan pernyataan Mak Ijah masalah harga pangan itu.

Baca jugaDiskusi dengan Korban Tsunami di Lampung Selatan, Jokowi Tawarkan Relokasi

“Serius bu? Ini tidak dibuat-buatkan? Bukan saya yang ngomong loh. Banyak yang katakan harga-harga konstan. Tidak turun naik serta murah. Sebenarnya beda loh,” kata Sandi.

Mak Ijah juga menyatakan kenaikan harga pangan di Tarakan Barat bukan pengakuan bohong. Ia memberikan keyakinan Sandiaga jika harga pangan di wilayahnya itu memang tinggi.

“Benar pak. Masak saya bohong. Ini harga-harga memang tinggi. Mahal pak. Jika tidak ngapain saya ngomong sama bapak,” jelas Syarifah.

Eks Wakil gubernur DKI itu lalu janji konsentrasi pada pergantian ekonomi. Ia ingin harga-harga pangan konstan.

“Lihat, begitu harga bahan keperluan inti begitu punya pengaruh pada kehidupan Mak Ijah atau Bu Syarifah serta keluarganya. Ia tidak dapat berupaya, sebab uangnya habis untuk berbelanja. Kami ingin harga-harga konstan serta dapat dijangkau. Pekerjaan ada serta terbentuk,” kata Sandi.

Berita Lainnya

Related Posts