Chat with us, powered by LiveChat
pokerace99

MotoGP: Doohan Takjub dengan Semangat Valentino Rossi

MotoGP: Doohan Takjub dengan Semangat Valentino Rossi

MotoGP: Doohan Takjub dengan Semangat Valentino Rossi – Bologna – Lima kali juara dunia GP500 (sekarang MotoGP), Mick Doohan, respek pada kegigihan Valentino Rossi untuk masih berkompetisi di MotoGP untuk mencapai semakin banyak kemenangan serta titel dunia, walau usianya tidak kembali muda. Hal itu dikatakan Doohan dalam wawancaranya bersama dengan MotoGP belakangan ini.

Rossi akan berumur 40 tahun pada Februari yang akan datang, serta untuk demikian kali jadi rider paling tua di grid MotoGP. Dia bahkan juga diyakinkan akan aktif balapan serta masih membela Yamaha Factory Racing sampai akhir 2020 yang akan datang.

Dengan sembilan titel, 232 tribune serta 115 kemenangan, Rossi belum senang atas prestasi menterengnya ini. Rider berjulukan The Doctor itu tidak mengingkari jika titel dunia ke-10 akan sangat terasa menyenangkan.

Akan tetapi, ia mengatakan perihal ini bukan kembali tujuan pentingnya. Doohan mengakui jika targetnya ialah kemenangan, untuk rasakan sensasinya saat 2-3 jam sesudah finish.

Baca jugaBaru Digelar, MotoGP Thailand Jadi Seri Terbaik di 2018

Selesai dua musim jelek bersama dengan Ducati, Rossi juga kembali pada Yamaha pada 2013. Dia juga kembali tampil bersaing serta duduk di rangking runner up pada MotoGP 2014, 2015 serta 2016. Pada 2017, dia sangat terpaksa duduk di rangking ke lima selesai alami cedera kaki serta tahun ini dia duduk di rangking ke-3 walau paceklik kemenangan.

Doohan juga mengakui kagum pada semangat Rossi untuk masih bertanding di papan atas. Menurut dia, atlet jenis rider Italia ini begitu susah diketemukan di kejuaraan berolahraga apapun. “Sekarang dia berumur 40 tahun, serta ini impresif,” tutur pria asal Australia.

“Saya tidak terperanjat lihat performnya, tetapi daya tahannya, dan kemauannya untuk menang serta berkendara saat mungkin. Dalam dunia ini, tidak beberapa orang semacam itu, tidak perduli apakah olahraganya, yang dapat menggerakkan diri pribadi untuk bertahan di papan atas. Bahkan juga pegolf sekalinya!” lanjut Doohan.

Walau Rossi belum mencicipi titel dunia kembali semenjak 2009, Doohan mengatakan sudah memberi warna serta keseruan pada MotoGP, tidak perduli dimana dia finish.

“Vale benar-benar mengagumkan, tidak disangsikan kembali dia sudah berperan banyak pada berolahraga ini. Dia ikut miliki ciri-ciri yang hebat, serta dia memberikan ‘rasa’ pada balapan, tidak perduli bagaimana jalannya. Bila kualifikasinya jelek, dia masih dapat bertanding seru. Saya pikir ini tunjukkan mutunya menjadi pembalap,” pungkas Doohan.

Related Posts