Chat with us, powered by LiveChat
pokerace99

2 Pembuat Hoax Penculikan Anak Ditangkap di Pasuruan

2 Pembuat Hoax Penculikan Anak Ditangkap di Pasuruan

2 Pembuat Hoax Penculikan Anak Ditangkap di Pasuruan – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri kembali tangkap dua terduga aktor penyebaran berita palsu penculikan anak di sosial media.

“Dua terduga kembali ialah inisial D serta N,” kata Kepala Biro Penerangan Penduduk (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo waktu dihubungi, Sabtu (3/11/2018).

D (41) diamankan polisi pada Rabu, 31 Oktober 2018 di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Sesaat N (23) diamankan pada Jumat, 2 November di Kota Sukabumi, Jawa Barat.

Baca juga : Gianluigi Buffon Jagokan Barcelona Juara Liga Champions

Awal mulanya polisi sudah tangkap empat terduga yang lain sebagai aktor penyebaran berita palsu penculikan anak lewat sosial media Facebook. Empat aktor itu berinisial EW (31), RA (33), JHS (31) serta DNL (20).

Beberapa aktor itu didapati mengupload gambar, video serta tulisan dengan content mengenai penculikan anak di Pasuruan (Jawa Timur), Terminal Sukaraja, Sentul (Jawa Barat) serta Ciputat (Tangerang) lewat account sosial media Facebook punya beberapa terduga serta menyebarkannya.

“Mereka sudah sebarkan berita bohong mengenai penculikan anak hingga memunculkan keresahan di kelompok penduduk terpenting buat beberapa orang-tua yang miliki anak kecil,” kata Dedi seperti dikutip dari Pada.

Motivasi Aktor

Hasil dari penyelidikan sesaat, didapati motivasi beberapa terduga dalam sebarkan info palsu tentang penculikan anak ialah supaya penduduk lebih siaga serta waspada mengawasi anak mereka.

Sesaat polisi belumlah temukan terdapatnya motif politik di balik masalah ini.

Atas tindakannya, beberapa terduga dijaring dengan Masalah 51 Jo Masalah 35 UU Nomer 19 Tahun 2016 Mengenai Pergantian Atas UU Nomer 11 Tahun 2008 Mengenai ITE serta atau Masalah 15 UU Nomer 1 Tahun 1946 Mengenai Ketentuan Hukum Pidana dengan intimidasi hukuman sangat lama 12 tahun serta atau denda sangat banyak Rp12 miliar.

Berita Lainnya

Related Posts