Chat with us, powered by LiveChat
pokerace99

5 Langkah Cepat Jokowi Tangani Gempa Palu

5 Langkah Cepat Jokowi Tangani Gempa Palu

5 Langkah Cepat Jokowi Tangani Gempa Palu – Tanggapan dan langkah cepat pemeritah waktu gempa magnitudo 7,4 dibarengi tsunami menggoyang Palu serta Donggala, Sulawesi Tengah, pantas diapresiasi.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang saat itu tengah mengadakan serangkaian kampanye berbentuk jalan sehat dengan beberapa relawan di Solo, selekasnya membatalkannya serta membawa kebanyakan orang untuk memanjatkan doa buat korban gempa di Palu.

“Pagi hari ini gagasannya ada jalan sehat, tapi saya berikan supaya dibatalkan sebab saudara-saudara kita di Palu, Dongala, serta Sigi berduka cita sebab gempa serta tsunami,” tutur Jokowi.

Baca juga : MU Sudah Buka Negosiasi Dengan Zinedine Zidane

Dia juga langsung bertolak ke arah Sulawesi Tengah memakai Pesawat Boeing punya TNI AU. Jokowi sudah sempat memberi instruksi untuk perlakuan beberapa korban terdampak gempa serta tsunami Palu. Apa itu?

1. Pastikan Bantuan Dikirim ke Palu

Sabtu pagi hari, 30 September tempo hari, Menkopolhukam Wiranto serta beberapa menteri berkaitan mengadakan pertemuan di Gedung Kemenkopolhukam.

Atas instruksi Jokowi, pertolongan berbentuk logistik, tenda, obat-obatan, pengerahan pasukan, Team SAR sampai relawan langsung dikoordinasi untuk mengatasi proses evakuasi beberapa korban terdampak gempa magnitudo 7,4.

Dari unsur TNI, di turunkan 7 SKK ke tempat bencana. Dari Basarnas dikerahkan 30 personil bersama perlengkapan memakai pesawat Hercules ke Palu serta Donggala.

Sesaat, Team Reaksi Cepat BNPB membawa perlengkapan komunikasi satelit.

2. 100 Telepon Satelit

Bicara masalah jaringan komunikasi, waktu gempa pertama-tama mengguncang Donggala magnitudo 7,7, langsung jaringan komunikasi lumpuh. Demikian juga dengan supply listrik.

Sampai jam 18.00 WIB, terdaftar ada seputar base station yang tidak dapat dipakai.

Menteri Kominfo Rudiantara lantas memberikan tugas Tubuh Aksesibilitas Telekomunikasi serta Informatika (BAKTI) untuk kirim 30 unit telephone satelit.

Awal mulanya SMS blast tentang info gempa bumi sudah di kirim sekitar 7 kali ke semua pemakai hp di Donggala serta sekelilingnya.

Lantas, jumlahnya telephone satelit yang baru kembali di kirim sekitar 100 unit.

Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo, Ferdinandus Setu membuka jika telephone satelit itu sudah sempat dipakai waktu bencana gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, berjalan waktu lalu.

3. Tim Crisis Center

Team Crisis Center juga langsung disediakan. Menpar Arief Yahya langsung aktifkan TCC, pada Sabtu malam, 28 September. Pekerjaan team ini ialah melayani info yang diperlukan oleh travelers atau wisatawan baik nusantara ataupun mancanegara.

“Customers kami kan wisatawan, karenanya kami selalu meng-up date info sekitar 3A, Akses, Atraksi, Amenitas di Palu serta Sulteng,” ucap Menpar Arief Yahya.

Team Crisis Center juga memberikan laporan serta info berdasar pada sumber primer, BMKG serta BNPB, baik pusat ataupun daerah.

4. Tinjau Langsung Lokasi Gempa

Langkah cepat Jokowi dengan berkunjung ke langsung beberapa korban gempa serta tsunami Palu mendapatkan pujian dari bekas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Menurut dia dengan berkunjung ke langsung tempat gempa Palu, ketetapan yang diambil akan pas. Jokowi bisa memastikan beberapa langkah untuk tanggap darurat.

Demikian datang di Palu, Presiden Jokowi langsung mengadakan rapat bersama dengan beberapa menterinya. Dia langsung memberi arahan pada beberapa anggota TNI serta petugas kesehatan.

Jokowi juga minta beberapa TNI untuk menolong penduduk dalam lakukan rehabilitasi serta rekonstruksi pascagempa.

5. Pasok BBM dengan Pesawat

Selesai gempa, supply BBM di Palu serta Donggala memanglah belum lancar. Di sejumlah SPBU tampak antrean dari penduduk mengular. Beberapa membawa jeriken untuk memperoleh BBM.

Lihat keadaan di lapangan, Jokowi memberikan instruksi, Senin pagi hari ini, supply BBM akan di kirim ke Palu dengan pesawat.

“Permasalahan BBM baru akan tiba, pesawat BBM akan tiba besok pagi. Sabar.” Kata Jokowi di Palu, Minggu (30/9/2018). Oleh karenanya, Presiden Jokowi minta pada penduduk tidak untuk emosional dalam kondisi darurat ini.

Berita Lainnya

Related Posts