Chat with us, powered by LiveChat
pokerace99

Apple Tak Sendiri, Amazon Kini Juga Jadi Perusahaan 1 Triliun Dolar

Apple Tak Sendiri, Amazon Kini Juga Jadi Perusahaan 1 Triliun Dolar

Apple bisa saja berbangga, karena perusahaan tehnologi asal Negeri Paman Sam itu barusan cetak rekor paling baru dalam nilai valuasinya.

Pada penutupan saham yang dikerjakan waktu lalu, nilai saham Apple dilaporkan sampai titik paling tinggi, yaitu US$ 207,39.

Karena itu,kenaikan itu membuat Apple menaklukkan perusahaan lainnya, seperti Amazon serta Microsoft menjadi perusahaan tehnologi pertama yang sampai nilai valuasi sampai US$ 1 triliun (sama dengan Rp 14.491 triliun).

Akan tetapi, saat ini Apple malah tidak sendiri menempati tahta perusahaan tehnologi dengan nilai terbesar sedunia.

Masalahnya ada lagi perusahaan tehnologi lainnya yang turut menyusul dengan nilai US$ 1 triliun. Perusahaan itu tidak lainnya ialah sang raksasa e-Commerce asal Amerika Serikat (AS), Amazon.

Dikutip New York Times pada Rabu (5/9/2018), nilai Amazon di ketahui melonjak tinggi sampai US$ 1 triliun pada Selasa (4/9/2018) sesudah nilai sahamnya juga melejit ke angka US$ 2.050.

Dengan kenaikan itu, nilai kekayaan sang pendiri Amazon Jeff Bezos juga turut melesat serta membuatnya sama dengan Bill Gates dan Warren Buffet.

Tidak heran dengar berita Amazon sekarang sejumlah US$ 1 triliun. Karena, Amazon dilihat menjadi salah satunya perusahaan tehnologi sangat punya pengaruh di AS.

Bahkan juga, Amazon saat ini sudah memperkerjakan lebih dari 550.000 orang serta membuahkan pemasukan US$ 178 triliun (sama dengan Rp 2.662 kuadraliun) tiap-tiap tahunnya!

Jeff Bezos, ‘Penjual Buku’ yang Ingin Bawa serta Manusia ke Antariksa

Jeff Bezos, 'Penjual Buku' yang Ingin Bawa Manusia ke Antariksa

Chief Executive Officer (CEO) Amazon.com (Amazon), Jeff Bezos, mungkin terasa 2017 ialah salah setahun terunggul dalam kehidupannya. Sebabnya ialah pundi-pundi kekayannya yang selalu makin bertambah.

Berdasar pada data Forbes 2017 World’s Billionaires Daftar, Bezos menempati di poisisi ke-3 dengan keseluruhan kekayaan bersih US$ 72,8 miliar atau sama dengan Rp 966,7 triliun (anggapan kurs Rp 13.280 per US$ 1). Berdasar pada data yang launching pada 20 Maret 2017, kekayaan Bezos makin bertambah US$ 27,6 miliar atau sama dengan Rp 366,5 triliun, dalam satu tahun paling akhir.

Ini bukan pertama kali Bezos menempati dalam daftar “orang paling kaya didunia”. Ia pertama-tama ada dalam daftar 10 besar orang paling kaya didunia pada 2016, dengan tempati tempat ke lima vs Forbes 2016 World’s Billionaires Daftar.

Sekarang posisinya alami penambahan dengan kenaikan kekayaan hampir US$ 30 miliar atau sama dengan Rp 398 triliun. Satu dekade lantas, Forbes 2007 Billionaires Daftar mencatat keseluruhan kekayaan Bezos cuma US$ 4,4 miliar atau sama dengan Rp 58 triliun.

Lepas dari perhitungan Forbes 2017 World’s Billionaires Daftar, kekayaan Bezos selalu makin bertambah sehari-hari. Berdasar pada catatan realtime net worth Forbes per 25 April 2017, kekayaan bersih Bezos sudah sampai US$ 77,8 miliar atau Rp 1 kuadtriliun.

Menambahnya pundi-pundi kekayaan Bezos tidak terlepas dari keberhasilan raksasa e-Commerce yang didirikannya 22 tahun yang lalu, Amazon.

Jeff Bezos, pendiri dan CEO Amazon

Saham perusahaan itu naik 67 % saat satu tahun paling akhir, yang diantaranya didorong keberhasilan unit bisnisnya yakni service cloud computing, Amazon Situs Services. Bezos mempunyai hampir 17 % saham di Amazon.

Perjalanan Usaha Jeff Bezos

CEO Amazon, Jeff Bezos

Lepas dari kekayannya, pria yang lahir dengan nama Jeffrey Preston Jorgensen ini adalah salah satunya tokoh industri tehnologi terpenting. Ia ialah seseorang engineer, entrepreneur tehnologi serta ritel, investor dan filantropi.

Pria kelahiran 53 tahun yang lalu ini adalah pendiri, Chairman serta Chief Executive Officer (CEO) Amazon.com, yang sekarang adalah salah satunya e-Commerce paling besar didunia.

Baca Juga : Semalam, Amazon sempat mencicipi nilai pasar US$ 1 triliun

Bezos lulus dari Princeton Universtiy dengan titel sarjana sains. Sesudah lulus dari Princeton pada 1986, Bezos bekerja di Wall Street dalam bagian pengetahuan computer.

Selesai berlabuh ke beberapa perusahaan, Bezos pada akhirnya membangun Amazon pada 1994. Dari mulai satu kantor kecil di garasi, sekarang Amazon berkembang jadi salah satunya perusahaan berprestise didunia.

Inspirasi awal Bezos membangun Amazon ialah untuk jual buku dengan online. Akan tetapi seiring berjalannya waktu, sekarang Amazon jual sebagian besar yang mungkin diperlukan oleh customer. Demikian seperti dikutip Forbes, Rabu (26/4/2017).

Diluar dari Amazon, ambisi lainnya Bezos ialah ‘perjalanan luar angkasa’. Ia mempunyai perusahaan kedirgantaraan, Blue Origin. Perusahaan ini meningkatkan satu roket, yang disebutkan Bezos, akan dapat membawa penumpang.

Dobrakan lainnya yang mengundang perhatian ialah waktu beli media massa The Washington Post, pada 2013 seharga US$ 250 juta atau sama dengan Rp 3,3 triliun.

Berita Lainnya

Related Posts